Robert Downey Jr: Multitalented. Charismatic. Adorable.
Gue pertama kali ngeh sama om RDJ waktu SMP..jaman Ally McBeal masih diputer di TV swasta. He’s the only reason why i followed the series in the first place. Sempet menghilang dari peredaran gara-gara kecanduan narkoba dan beberapa kali masuk penjara, sekarang dia balik lagi ke permukaan. Bigger and better than ever!!!
Kisah hidupnya yg penuh ups-and-downs bisa dibaca disini. yang jelas, semakin gue tau…semakin gue kagum sama tokoh yang satu ini. He’s an example that everybody deserves a second chance. Bahkan orang yang paling bermasalah pun bisa sadar dan punya kehidupan yang jauh lebih baik. Being sober, in shape, and healthier..it’s a good thing that his talent doesn’t go to waste anymore.
Emang sih, gue belum nonton semua film-filmnya..tapi dari beberapa yang sempet gue tonton, gue ga pernah kecewa. Dan selalu menyenangkan ngeliat dia main sukses berbagai karakter, macem-macem genre film, tanpa terjebak stereotipe tertentu. Here’s some of em:

Disini dia berperan serius, jadi seorang jurnalis yang menyelidiki kasus pembunuhan berantai yang super rumit. Nontonnya ga sengaja di HBO, tapi baru liat sebentar..gue ga bisa berhenti nonton sampe abis. Genrenya drama-thriller..ceritanya kok ngingetin gue ke aura film Se7en atau The Fight Club ya? Eh, ternyata sutradaranya sama..David Fincher. Gue ngeliatnya sampe merinding sendiri..keren!
Asli, salah satu film tergokil yang pernah gue tonton. gue inget sempet beberapa kali ngakak ngeliat beberapa adegan film ini. Disini RDJ berperan sebagai seorang aktor kawakan berprinsip teguh, yang selalu total dalam berakting. Saking totalnya, dia rela operasi plastik merubah diri jadi berkulit hitam alias negro demi peran film tentara yang akan dibintanginya kelak. Selain kulit, aksennya pun dirubah jadi ke-negro-negroan disini…kocak abis.

Nah, disini dia kembali berperan serius. Sekali lagi, jadi seorang jurnalis artikel koran ternama yang meliput tentang cerita seorang seniman buta pemain cello jebolan akademi musik Julliard yang kini jadi gelandangan kota. Si gelandangan diperankan oleh Jamie Foxx. Ceritanya menyentuh, akting keduanya keren..bahkan sampe sempet bikin gue nangis mewek brambang di tengah2 film… Ah, i’m such a wuss.

Need to say more? Ini film yang berjasa membawa RDJ kembali ke perpetaan film blockbuster. Timing yang tepat, cerita yang oke (mengingat banyak film superhero yang justru ceritanya ancur-ancuran waktu diangkat ke layar lebar), efek yg keren, ditambah personality om RDJ yang menurut gue pas dengan sosok tokoh Tony Stark di film ini. Narsis, flamboyan, jenius, dan kocak.. Move over Superman, now i have Iron Man as my new fave superhero!!

Siapa yang ngga jatuh hati sm si om di film ini?? Apalagi dipasangin sama Jude Law dan sutradara Guy Ritchie (yang gue akui punya intepretasi luar biasa kreatif akan tokoh Sherlock, dari cerita rekaan Sir Arthur Conan Doyle ini)..makin dahsyat lah film ini. Baru-baru ini gue nonton sekuel keduanya: A Game of Shadows, yang menurut gue lebih oke dibanding pertama. Karakter Sherlock yang nyentrik (bahkan seperti nyaris ga waras), goofy, tp super cerdas sukses diperanin si om. Ga nyesel deh gue maksa nonton meski waktu itu harus duduk di baris kedua dari depan di bioskop. Puas.
Yah, selain aktor..dia juga ternyata cukup gape main musik, nyanyi (pernah punya album dan duet sama Sting lho), dan dansa. i’ve seen him dancing couple of times..and boy, he has some smooth moves. Ini salah satu sesi wawancara RDJ favorit gue..keliatan banget kocaknya disini. And i’m loving the quick quizz starting from minutes 4:12
i heart you Rob..









