the place where words define minds

Kenapa Saya Tidak Gemar Menonton TV Lokal..

gue makin frustasi dengan tayangan di TV lokal..

seriously,,setelah gue dulu pernah berpikir bahwa dunia pertelevisian kita berada di titik terendahnya saat booming tren tayangan2 mistis semacam Dunia Lain, Uka-uka, Kismis (KISah-kisah MISteri…Boong banget kalo sok2 ngaku ga tau acara ini. Helloooo, doesn’t Catharine Zachary and her line: “…jadi begini ceritanya…” ring any bells to you?)

ternyata gue salah besar. I was wrong, man…BIG TIME!

Kenapa??? well, karena sekitar 2-3 tahun-an setelah Era-Mistis itu berakhir dan hingga detik ini, layar kaca kita ternyata tidak henti2nya memberikan tren-tren tayangan lainnya yang tak kalah absurd-nya..they all easy come-easy go. Inilah yg bikin frustasi. Ini cuma pendapat pribadi gue aja..but please allow me to elaborate some of them. gue ga akan nyebut merek,,because i am more than sure, that you all know what shows i’m talking about:

1. Ketik IDOLA(spasi)NAMA KAMU kirim ke 9898

Silakan pilih: mau jadi idola pop? idola dangdut?? jadi akademia??? atau mau jadi idola bersama mama tercinta????Ini adalah masa keemasan para artis-wannabe. semua serba cepet..serba instan. Kemaren masih ngamen di gerbong kereta listrik Jakarta-Bogor..sim-salabim-..2 bulan kemudian bisa tampil di TV didukung 2 juta sms dari penduduk seluruh negeri untuk menjadi idola baru Indonesia. Sah-sah aja sih, apalagi emang pada dasarnya menghibur. Tapi gue mulai merasakan acara2 gini mulai lebay..dan lama2 ngeselin. kenapa?? nih beberapa contoh alasannya:

  • Dramatisasi momen penggeretan koper di atas panggung penuh derai air mata, saat satu-persatu akademia terdepak pulang setiap minggunya. (itulah esensi suatu kompetisi:  sometimes we win..some other time we lose. But seriously, dorong2 troli koper di panggung?? gimmick yg kurang penting..)
  • Eksploitasi kisah hidup penuh derita-sedu-sedan para kontestan idola. OK,,ini sebenarnya kontes menyanyi, atau kontes hidup-siapakah-yang-paling-menderita-di-acara-ini?
  • Kontes idola dengan durasi 3 jam selama 2-3 kali seminggu?? oh God..sungguh penyiksaan. Apalagi dua-per-tiga porsi acaranya cuma diisi oleh celetukan, celaan, dan banyolan (kadang ‘agak’ lucu, tapi seringan garing) dari para MC yang heboh sendiri.
  • Tayangan ‘spin-off’ behind the scene keseharian para kontestan di lokasi karantina. Layaknya The Truman Show, acara yang tayang hampir tiap hari  ini menampilkan kegiatan 24/7 kontestan dari pagi-sampe pagi lagi. Mulai dari bangun tidur, latihan koreografi, menyanyi, bikin Ind*mie, sampe curhat2an cinta lokasi…. Semua diekpos!!

2. (Un-)Reality Shows

Ah yes,,we all love DRAMA!! Apalagi kalau drama ini terjadi dalam dunia ‘nyata’. Kita cukup nyalakan TV, duduk manis, sambil mengkudap makanan..dan seru berkomentar sana-sini: Ikut antusias melihat perjuangan bocah ABG melakukan hal konyol cuma untuk nembak gebetannya; ikut terharu saat seorang wanita mencari kekasihnya yang telah lama hilang..dan pencariannya pun berakhir di sebuah pemakaman umum di hadapan nisan kekasihnya tersebut; atau ikut emosi mengikuti intaian berhari-hari seorang pria yang akhirnya melabrak pacarnya karena ketahuan berselingkuh dengan orang lain.

Oke,,shit happens and reality bites! tapi mengeksploitasinya di TV nasional untuk ditonton beratus juta penduduk se-Indonesia???? better think again!

Dan di dunia TV kita dimana rating adalah raja, kadang2 produser akan menghalalkan segala cara untuk bikin acaranya jadi ‘racun-candu-manis’ buat pemirsanya. Semua dibuat lebih lebay. Makin lebay, makin asik. Dan tayangan bertema ‘reality shows‘ ini lama kelamaan menjadi acara realita yang tidak realistis. Yaiyalah, masa tiap episode mesti ada acara berantem2an antara Klien vs. Pelaku. vs. Figuran vs. MC?? atau masa bisa banyak ‘kebetulan’ aneh disepanjang acara?? Ekspresi tidak wajar para ‘figuran’ dalam acara tersebut?? Arrrgggghhh….

3. Stripped Down by Stripping-Sinetrons

Okee,,one sentence: I Hate Sinetrons!! itu pernyataan jujur dari lubuk hati yang terdalam. No offense buat kalian yang hobi ataupun ngikutin satu-dua (atau bahkan banyak) sinetron di TV kita. Ini cuma pendapat pribadi aja, tapi menurut gue, sinetron jaman sekarang nyampah! Gue ga bisa bikin sinetron..yang gue bisa adalah menambal atau mencabut gigi. Jadi mungkin sebagian dari kalian berpendapat gue ga berhak nyela-nyela sinetron kita jelek, de el el. Yah, paling ngga gue masih peduli..dan mudah2an kritik gue bisa membangun.

Gue dulu suka sinetron, catet: DULU…saat tiap episode hanya tayang sekali setiap minggunya, saat akting2 yang ditunjukkan masing2 aktor dan aktris masih berkualitas, saat cerita dan skenario yang dibuat masih berbobot alih-alih maksa, dan sinematografinya juga baik..tidak hanya mengandalkan shot2 close-up yang saking dekatnya, kita bisa lihat kerut-kerut wajah ibu tiri sang tokoh antagonis saat melotot berang karena upaya membunuh mantu yang dibencinya itu gagal.

Kalo rumah2 produksi dulu bisa bikin sinetron bagus, kenapa sekarang nggak? kenapa ceritanya jiplakan dan stereotype? kenapa saat ceritanya sudah mentok masih aja maksa dipanjang2in sampe season 2, 3 dst? Kenapa harus kejar tayang setiap hari, sampai2 para ABG pemain sinetron itu tidak ada waktu untuk sekolah? Kenapa..kenapa..dan kenapa??? *mulai cape*

4. Meet your Soulmate on TV

Nah, ini yang paling booming sekarang. Jodoh belum ketemu di dunia nyata..mari beralih ke layar kaca!! Yep..daftarkan diri kalian ke acara yang tayang beberapa kali seminggu itu, lalu ‘jual’-lah diri kalian dihadapan belasan opposite-sex untuk kemudian dinilai dan dipilih berdasarkan kesan pertama. Jangan sakit hati kalau sudah jor-joran mempromosikan diri, tapi ternyata semua lampu peserta dimatikan tanda tidak ada yang berminat menjadikan anda sebagai calon pasangan hidup mereka.

*sigh*,,gue percaya akan adanya jodoh..ada satu orang untuk tiap orang lain diluar sana. tapi menemukannya lewat ajang jodoh (yang juga) lebay ini menurut gue adalah suatu cara yg kurang sehat.. It feels not right aja,,

apalagi sejak ada acara tambahan: setiap pasangan yang sudah ‘jadi’ dikumpulkan, dan diliput segala aktivitas keromantisan maupun gonjang-ganjing hubungan mereka yg baru seumur jagung..untuk kemudian saling diadu di atas panggung, lalu ditentukan: siapakah pasangan yang terserasi?? Komentar dari juri dan polling lah yang menentukan! (Whattt?? your relationship dikomentarin sama Anwar Fuady, dan Ustad Cinta??…sorry, not interested)

***

All and all..mungkin gue cuma bisa pasrah. Karena selama masih banyak yang nonton, ya acara-acara seperti ini akan terus lanjut. Tapi tidak semua acara TV kita menurut gue serba ga jelas dan ga esensial. Masih ada kok beberapa acara yang berbobot, mendidik, tapi tetep entertaining in elegant-kind-of-way. Cuma ya itu..acara2 yang bagus kaya gini justru ditaro di jam2 ga strategis dan masih kalah pamor sama acara2 aneh yang barusan gue bahas di atas.

If there is such thing as a parallel world, dimana gue tidak berprofesi sebagai dokter gigi melainkan seorang sutradara, produser, pemilik production house, atau pemilik stasiun TV…gue pengen baget bisa melakukan sesuatu,,revolusi di dunia pertelevisian dimana gue bisa membuat tayangan2 berkualitas, bermanfaat, menginspirasi, dan memotivasi ke arah yang positif. Ga melulu hanya gonjang-ganjing masalah percintaan, kekerasan, kepornografi-dan-kepornoaksian, gosip selebritas, dan tanyangan TV yang hanya menjual mimpi…

but then again, i’m not living in that kind of world.

Sayang sekali….

7 Responses

  1. dimpul

    nice posting lek, taruh di mpesbuk dunk

    btw ai suka nnton take me out, cmn buat ngegoblok2in doang sih, bego abis soalnya, tmpng oke, kerjan oke nyari jodoh diacr bgtuan. kmrn ada gitu field enginer tajir muda,ganten ikutan. mau2nya gitu

    December 8, 2009 at 2:14 am

  2. YaNda

    hahaha, that field engineer is my friend tauk. itu kan dibayar din, 500 rb. lagi deketnya buat acara itu doang, di luar acara mereka ga deket. katanya nyari pengalaman aja, masuk tipi. temen gue yang lain talent di sana..

    katanya ga suka nonton, kok bisa tau ada anwar fuady nya swe? hehe..

    emang, acara tivi sampah semua sekarang. paling yang bagus trans tv ato trans7 hari sabtu/minggu pagi. bikin napsu pengen makan n jalan2. hehehe..

    December 8, 2009 at 8:47 am

    • gini deh..sejarang2nya gw nonton,,tapi kan tiap hari gw juga jalan mondar-mandir lewat depan Tipi,,dan secara ni acara airplaynya cukup intens,, gw rasa cukup besar probabilitas gw ‘sial’ ga sengaja liat ni acara. Dan kebetulan pas liat, ada si Bapak Anwar Fuady itu,,hehehe..

      eh, senior FKG gw jg ada tuh yg ikutan acara ini. emang dia dibayar..trus namanya disamarin. pake nama panggung. hehe, sayang eykk ngga liat langsung.

      acara sabtu/minggu di trans yg makanan2 emang bikin ngiler,,tapi yg masak2 di alam bebas itu lho,,kadang2 malah bikin ga napsu.. (minggu lalu menunya: oseng2 bekicot…eww)

      December 8, 2009 at 2:19 pm

  3. dimpul

    sumpe lo nda???? wkkwkwkkwkw, kenalin dong ndaaaa…, abis aneh aja, muka pinter kok ikutan acara kurpen begitu.

    Ah si yanda kek ga tau swe aja, doi kan meng-guilty pleasure acara begituan, lo ga tau pas jamnya dimulai, doi dah anteng duduk manis di depan tipi sambil menikmati pringles n ultra milk coklat. ngaku swee

    December 8, 2009 at 11:26 am

    • oooh, jadi maunya sekarang field engineeerrrrrr????
      bukannya udah ada kenalan?????
      ato minta dikenalin?

      gw ada tuh ‘kenalan’ field engineer…mau gw minta cariin?? mungkin masih ada stock di gudang.. wkwkwkwkwk :D
      *ampun.com*

      December 8, 2009 at 2:24 pm

  4. dimpul

    gw liat harmoni alam yang oseng2 bekicot, acara kek gitu yang mendidik kan swe, apalagi ditrans 7 saban sabtu sore ada acara mancing memancing, wuih seru….

    oh yang anak fkg itu senior lo? wah kmrn doi kan ampir dapet si field engineer swe, cuman nolak gara2 males LDR, ihihihi trus abis itu nyesel kenapa mencet merah. SO drama…

    gw lagi ga napsu ngomongin cowok sekarang, siapapun, kecuali DBSK. Period

    December 8, 2009 at 2:30 pm

  5. YaNda

    aah kamu din. yakin ga mau ngomongin cowo. yakin? yakin? hehehe..

    oh, sekarang maunya FE ya swe.. =p

    Iya din, apalagi pas main saxophonenya, pasti pada klepek2 tuh cewe2 di sana.

    December 11, 2009 at 1:29 pm

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.